PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
PENINGKATAN CARA BELAJAR SISWA MELALUI SISTEM MODULAR
PADA MATA PELAJARAN EKONOMI
KELAS X SMA 1 SINJAI
Oleh :
RAHMAT
109504023
JURUSAN PENDIDIKAN
EKONOMI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS
NEGERI MAKASSAR
2013
PENINGKATAN CARA BELAJAR SISWA MELALUI SISTEM MODULAR
PADA MATA PELAJARAN EKONOMI
KELAS X SMA 1 SINJAI
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Kegiatan Belajar di sekolah adalah rangkaian kegiatan
dari sebuah sistem yang
memerlukan perlengkapan antara lain Kepala Sekolah, Staf Tata Usaha, Guru,
Siswa maupun sarana prasarana lainnya. Salah satu hal yang penting dalam
memudahkan kegiatan belajar mengajar adalah buku buku pegangan untuk siswa.
Materi ekonomi di SMA sering mengalami perubahan seiring
dengan perubahan kurikulum yang ada. Pada
saat ini di SMA yang menuntut
siswa untuk belajar secara aktif dan mandiri, dimana peranan guru ditempatkan
sebagai sarana motivator atau pembimbing maju dan berkembangnya pola belajar
mengajar di dalam kelas.
Oleh karena itu sangat penting bagi siswa untuk
memiliki buku panduan belajar atau modul, dalam hal ini khususnya adalah modul
ekonomi. Masalah yang timbul sekarang adalah apakah buku pegangan siswa sesuai
dengan tuntutan kurkulum atau belum, adanya masalah tersebut maka saya
menginginkan peserta didiknya maju dan berkembang sesuai dengan tuntutan
kurikulum telah menyusun modul ekonomi
melalui wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ).Pendidikan
Kabupaten sinjai. Melalui penelitian tindakan kelas yang akan
saya lakukan.Saya ingin
menguji apakah modul yang menjadi pegangan siswa mampu memenuhi tuntutan
kurikulum SMA yang berlaku saat ini,
serta mampu menghasilkan peserta didik yang bertanggung jawab, mampu
berfikir kritis, mampu memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
2. Perumusan
dan Pemecahan Masalah
Salah satu penunjang kegiatan belajar mengajar di
kelas adalah adanya modul. Diharapkan rasio antara siswa dengan modul adalah
satu banding satu. Jadi diharapkan tiap peserta didik SMA memiliki 1 modul yang disusun sesuai dengan Kurikulum kurikulum sekarang, khususnya adalah modul ekonomi yang disusun oleh MGMP Kabupaten sinjai.
Masalah :
1.
Apakah modul Ekonomi yang diterbitkan oleh MGMP mudah
diperoleh oleh peserta didik.
2.
Apakah modul Ekonomi mudah dipahami oleh peserta didik.
3.
Apakah modul Ekonomi tersebut mampu mendorong guru untuk
memotivasi peserta didik melakukan kegiatan belajar mengajar secara aktif.
Dari tiga masalah tersebut diatas, maka saya akan mengambil
contoh data siswa kelas X pada tahun
pelajaran 2012/2013 menggunakan modul Kewirausahaan
yang disusun oleh MGMP Kabupaten sinjai.
Pengamatan dimulai setelah peserta didik memperoleh modul pada tiap kelasnya
dengan data awal yaitu hasil Ulangan Semester 1 yang diikuti dengan perubahan
sikap. Hasil refleksi dari siklus 1 akan dibandingkan dengan hasil pengamatan
pada hasil Ulangan Semester 2 yang diharapkan meningkat setelah melalui
beberapa perbaikan melalui perencanaan tahap kedua.
3. Tujuan
Penelitian
Sesuai dengan tuntutan Kurikulum SMA yang mengarah pada learning by doing, yaitu
praktek belajar Ekonomi
sebagai inovasi pembelajaran untuk memahami afeksi dan kognitif secara mendalam
melalui pengalaman belajar dengan life skill ( kecakapan hidup ). Pengalaman
belajar Ekonomi dapat
dilaksanakan di dalam maupun di luar kelas dengan metode CTI (contextual
theaching learning). Dengan berbagai metode dan strategi yang diterapkan
diharapkan mampu mendorong peserta didik agar dapat berpartisipasi seecara aktif
sebagai warga negara yang bertanggung jawab, mampu berpikir keras, mampu
memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara, belajar secara kooperatif sehingga dapat tercipta suasana belajar
yang menyenangkan dan penuh makna.
Dari tuntutan kurikulum di atas maka saya berharap
mampu mewujudkan upaya penigkatan mutu peserta didik melalui Penelitian Tindakan Kelas dengan judul “Peningkatan Cara
Belajar Siswa Melalui Sistem Modular Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas X, Tahun Pelajaran 2012/2013 SMA 1 Sinjai”
4. Manfaat
Penelitian
Melalui Penelitian Tindakan Kelas ini saya berharap
dapat menyumbangkan pemikiran guna meningkatkan kualitas pembelajaran siswa SMA 1 Sinjai, khususnya kelas X.
Mudah mudahan Penelitian Tindakan Kelas yang saya lakukan dapat bermanfaat bagi
guru, siswa maupun komponen yang terkait dalam pendidikan, baik pada masa
sekarang maupun masa yang akan datang.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
Upaya untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas sangat
penting untuk dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru
khususnya dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran, karena pada dasarnya
Penelitian Tindakan Kelas dapat dilakukan secara sederhana dan dapat dilakukan
oleh guru pada saat mengajar dengan objek penelitian yang tersedia yaitu
peserta didik yang diampu oleh guru tersebut.
Karena upaya Penelitian Tindakan Kelas dimaksudkan
untuk meningkatkan kualitas belajar siswa, maka dapat langsung dikaitkan dengan
mata pelajaran yang diampu oleh guru tersebut dalam rangka membentuk proses
pembelajaran khususnya dalam hal ini pelajaran Ekonomi.
Namun demikian bahwa Penelitian Tindakan Kelas harus
mengandung suatu pengertian bahwa tindakan yang dilakukan didasarkan atas upaya
meningkatkan hasil yaitu pembelajaran ekonomi yang semakin meningkat.
Selain itu dengan melihat hasil Penelitain Tindakan
Kelas yang telah dilakukan sebebelumnya dapat dilihat hasilnya yaitu semakin
meningkatnya kualitas lulusan, terutama untuk tingkat SMA sehingga siswa tersebut lebih bertanggung
jawab lebih profesional dalam memasuki dunia pasar bebas di Indonesia pada khususnya maupun di negara lain yang
menjadi tujuannya. Disamping itu saat
ini lebih banyak lagi siswa yang melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi,
karena memliki optimisme yang lebih besar serta memiliki wawasan yang lebih
luas.
BAB III
METODOLOGI
PENELITIAN
1. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian
ini dilakukan di SMA Negeri 1 Sinjai, Jalan Persatuan Raya Desa Kampala Kecamatan
Sinjai Timur Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan,
tahun pelajaran 2012/2013
Penelitian
ini penulis lakukan selama 3
( tiga
) bulan yakni dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2013.
2. Populasi dan
Sampel
Populasi
dalam penelitian ini adalah siswa XA dan XB pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Sinjai yang berjumlah 65 orang.
3. Teknik Pelaksanaan
Siklus I
|
Perencanaan :
Identifikasi masalah dan
penerapan alternative pemecahan masalah
Tindakan
Pengamatan
Refleksi
|
Ø
Merencanakan pembelajaran
yang akan diterapkan dalam pembelajaran Ekonomi
Ø
Menentukan pokok bahasan
Ø
Mengembangkan skenario
pembelajaran Ekonomi
Ø
Menyusun langkah-langkah
kegiatan pembelajaran
Ø
Menyiapkan sumber belajar
Ø
Mengembangkan format
evaluasi
Ø
Mengembangkan format
observasi pembelajaran
Ø
Menerapkan tindakan yang
mengacu pada skenario dan langkah-langkah kegiatan pembelajaran
Ø
Melakukan observasi
dengan alat observasi
Ø
Menilai hasil tindakan
dengan menggunakan format langkah-langkah pembelajaran
Ø
Melakukan evaluasi
tindakan yang telah dilakukan yang meliputi evaluasi mutu, jumlah dan waktu
dari setiap tindakan
Ø
Melakukan pertemuan untuk
membahas hasil evaluasi tentang skenario, langkah-langkah kegiatan
pembelajaran dan lain-lain
Ø
Memperbaiki pelaksanaan
tindakan yang sesuai dengan hasil evaluasi untuk digunakan pada siklus
berikutnya.
Ø
Evaluasi tindakan I
|
Siklus II
|
Perencanaan
Tindakan
Pengamatan
Refleksi
|
Ø
Identifikasi masalah dan
penetapan alternative memecahan masalah
Ø
Pengembangan tindakan II
Ø
Pelaksanaan program
tindakan II
Ø
Pengumpulan data tindakan
II
Ø
Evaluasi tindakan II
|
Siklus-siklus
berikutnya
|
||
Kesimpulan,
saran, rekomendasi.
|
||
DAFTAR
PUSTAKA
Suharsini,
Arikunta .Dkk. 2008. Penelitian Tindakan. Kelas.
Bumi Aksara:
Bandung.
Ariwibowo, Drs.M.Pd. 2008. Pokok – Pokok Materi
Tindakan Kelas.
Dinas Pendidikan Kabupaten
Banyumas.
Ating Tedjasutisna. 2004. Ekonomi SMA Kelas 1. Penerbit Armico Bandung.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar